Jumat, 28 Februari 2014

REJEKI YANG SUKA GOYAH DAN PIKIRAN SERING KALUT

REJEKI YANG SUKA GOYAH DAN PIKIRAN SERING KALUT

Ivan Taniputera
28 Februari 2014

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi kembali beberapa kiat-kiat warisan para leluhur dan orang-orang tua. Hari ini, salah seorang teman lama curhat bahwa rejekinya sering tidak menentu, pikirannya kalut, dan banyak permasalahan terjadi. Secara umum, hidupnya sering merasa goyah dan tidak mantap. Sebenarnya, menurut pengamatan saya, kondisi Fengshui rumahnya memang kurang baik. Tetapi masalahnya, mereka belum memiliki kemampuan dan kesempatan untuk pindah rumah yang memiliki kondisi Fengshui lebih baik.

Menurut salah satu penjelasan dari orang-orang tua dulu, rumah yang demikian adalah ibaratnya seperti kita mendiami sesuatu yang goyah. Ibaratnya kita tinggal pada sebuah perahu yang ditambatkan di sungai. Tentu saja perahu tersebut akan senantiasa bergoyang-goyang dipermainkan oleh arus gelombang sungai. Kondisi penghuninya juga tidak akan pernah tenang, dan selalu akan dipermainkan atau "digoyang" oleh gelombang kehidupan. 

Pertanyaan atau curhat teman lama tersebut mengingatkan saya pada kias ini.

Perahu yang ditambatkan di sungai itu bisa biasa oleng ke kiri mau pun ke kanan. Lalu bagaimanakah kiasnya? Beruntung saya waktu kecil dahulu sering mendengarkan para orang tua membicarakan mengenai kias ini.

Kiasnya adalah dengan memasang paku pada keempat sudut atau penjuru rumah. Seharusnya yang dipergunakan adalah paku emas (金丁, jin ding). Namun jika kondisi ekonomi tidak memungkinkan, maka boleh pergunakan paku biasa.


Selanjutnya, demi memantapkan perasaan Anda, boleh melafalkan doa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Lalu boleh tambahkan doa yang kurang lebih berbunyi sebagai berikut:

"Kakang kawah adi ari-ari, sedulur papat lima pancer
(bahasa Jawa, artinya Kakak air ketuban dan adik tembuni, saudara empat lima pancer)
Saya berniat hendak memantapkan hatiku
Hendak memaku rumahku supaya tidak bergerak
Jauhkan dari bahaya
Rejeki mengalir tanpa berubah [sedikit pun]." (3x)

Lalu paku dipakukan pada masing-masing sudut. Setiap kali memaku pada masing-masing sudut, Anda bacakan doa di atas. Visualisasikan bahwa rumah Anda kini berdiri pada dasar yang kokoh.

Demikian semoga bermanfaat.

Artikel-artikel menarik lainnya, silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Kamis, 27 Februari 2014

BUKU UNDANG-UNDANG REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK

BUKU UNDANG-UNDANG REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK

Ivan Taniputera
28 Februari 2014



Judul: Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok Dan Pendjelasannya
Penerbit: Pustaka Bahasa Asing, Peking, 1954
Jumlah halaman: 47

Buku ini berisikan seluk beluk undang-undang perkawinan di Republik Rakyat Tiongkok. Berikut ini adalah pengantar dari penerbit:

"Dalam brosur ini tertjantum Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok jang mulai berlaku pada tanggal 1 Mei 1950 dan tiga buah pendjelasan jang masing2 ditulis oleh Chang Chih-jang, Wakil Presiden Pengadilan Rakjat Tertinggi, dan Teng Ying-chao, Wakil Ketua Perserikatan Wanita Demokratis Seluruh Tiongkok.

Diterimanja Undang2 ini menundjukkan, bahwa rakjat Tiongkok telah madju setindak lebih djauh dalam usahanja membasmi sistim feodal jang sudah ber-abad2 berakar di Tiongkok. Dipandang dari segi ini,......"

Berikut ini adalah daftar isinya.

ISI

Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok .....1
Undang2 Perkawinan jang Sangat Dibutuhkan......11
Tentang Undang2 Perkawinan Republik Rakjat Tiongkok.....23
Wanita Tiongkok Berdjuang Untuk Membebaskan Diri dar Belenggu Sistim Perkawinan Feodal...39.

Pada halaman 19 terdapat kutipan sebagai berikut:

"Suami dan isteri adalah kawan hidup bersama dan mempunjai kedudukan jang sama dalam rumah tangga.
Suami dan isteri keduanja mempunjai kemerdekaan memilih pekerdjaan, turut serta dalam pekerdjaan atau aktiviteit sosial......"

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya.



Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

BUKU TARIP POS DAN HARGA BENDA-BENDA POS TAHUN 1951

BUKU TARIP POS DAN HARGA BENDA-BENDA POS TAHUN 1951

Ivan Taniputera
27 Februari 2014



Judul: Benda2 Pos dan Meterai Jang Dapat Diperoleh: Tarip Pos Penerbitan 1951
Penerbit: G.C.T. Van Dorp & Co. N.V. Bandung
Jumlah halaman: 15

Buku ini merupakan daftar harga tarip beserta benda-benda pos tahun 1951. Berikut ini adalah daftar isinya.


Sebagai contoh adalah pada halaman 1, perangko yang tersedia adalah seharga Rp 1, 2, 2 1/2, 3, 4, 5, 7 1/2, dan seterusnya.

Berikut adalah contoh-contoh halamannya.






Buku ini sangat bermanfaat bagi mereka yang hendak menelaah sejarah serta seluk beluk pos di Indonesia.

Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Rabu, 26 Februari 2014

RUMUS HUBUNGAN ANTARA KEBOBROKAN MENTAL, FANATISME, DAN VOLUME OTAK

RUMUS HUBUNGAN ANTARA KEBOBROKAN MENTAL, FANATISME, DAN VOLUME OTAK

Ivan Taniputera
26 Februari 2014



Ini rumus baru temuan saya.

Ternyata fanatisme itu berbanding lurus dengan kebobrokan mental seorang. Jadi semakin bobrok mentalnya maka semakin besar fanatismenya. Semakin besar fanatismenya semakin bobrok mentalnya. Orang yang terlampau fanatik biasanya tidak tahu aturan, bertindak seenak sendiri, dan gemar berlindung di balik akun palsu.

Orang yang tidak fanatik justru lebih baik perilakunya. Mereka tahu aturan dan bersikap sopan santun.

Selanjutnya, fanatisme itu berbanding terbalik dengan volume otaknya. Jadi semakin fanatik seseorang, maka semakin kecil pula volume otaknya. Oleh karenanya, orang yang terlalu fanatik juga akan mengacil volume otaknya, bahkan mendekati volume otak simpanse. Ini saya sebut dengan SINDROM SIMPANSE.

Kalau kita berhadapan dengan orang-orang fanatik ini (seperti di beberapa grup agama dunia maya yang tidak jelas), maka teriakan, hujatan, gangguan dan caci maki mereka adalah tak ubahnya seperti suara gaduh simpanse sedang berulah, jadi tidak perlu dipedulikan. Buat apa kita mempedulikan simpanse yang sedang berulah? Jelas mereka bukan tingkatan kita sebagai orang berpendidikan dan terpelajar. Volume otak mereka yang sangat kecil tidak sebanding dengan volume otak kita selaku manusia normal.

Mari transformasikan fanatisme dan pandangan sempit menuju wawasan luas kemanusiaan.

Fanatisme dan kebodohan akan selalu berselingkuh dan memainkan cinta terlarangnya secara liar, brutal, berisik, dan berdarah-darah.

Semoga rumus ini bisa memenangkan hadiah Nobel.

CATATAN: Volume otak di sini adalah metafora bagi kemampuan berlogika.

BAGAIMANA KONDISI PEMILIHAN PRESIDEN 2014 DI NEGARA KITA KELAK ?: ANALISA DENGAN TAROT

BAGAIMANA KONDISI PEMILIHAN PRESIDEN 2014 DI NEGARA KITA KELAK ?: ANALISA DENGAN TAROT

Ivan Taniputera
26 Februari 2014




Pagi ini saya bertanya-tanya mengenai bagaimanakah kondisi pemilihan presiden tahun 2014 di negara kita yang akan berlangsung. Kemudian terpikir oleh saya untuk menggunakan metoda kartu Tarot. Saya lalu mencoba metoda sederhana dengan penarikan tiga kartu, yang hasilnya adalah seperti gambar di atas.

Kemudian saya mencoba menafsirkannya sebagai berikut. Partai-partai politik nampak akan mengalami masa-masa sulit dalam menentukan calon yang diusungnya. Namun mendekati waktu pemilihan umum, maka hal itu akan terpecahkan. Kartu Hermit atau Pertapa melambangkan adanya suatu kesulitan yang sedang dialami, namun akan mengalami penyelesaiannya. Akan terjadi kebekuan-kebekuan yang kemudian akan terselesaikan.

Kartu Seven Pentacles (Tujuh Bintang) melambangkan adanya suatu peristiwa yang tak terduga pada menit-menit terakhir. Artinya saat pemilihan presiden 2014 di negara kita itu pada detik-detik terakhir akan terjadi suatu peristiwa tak terduga. Kemungkinannya antara lain:

1.Calon yang terpilih sebagai presiden kemungkinan bukan orang yang diduga-duga sebelumnya bakal memenangkan pemilihan presiden
2.Perolehan suara kemungkinan akan tersalip pada detik-detik terakhir.

Tentu saja masih terdapat kemungkinan lainnya, namun kita boleh menantikan suatu kejutan yang tak terduga.

Sebagai catatan, hal yang unik di sini adalah tampilnya angka tujuh. Kebetulan tahun 2014 kita juga memilih presiden yang ketujuh. Suatu kebetulan yang unik.

Kartu Two Cups (Dua Piala) melambangkan penyatuan kembali dan komitmen. Berbagai pihak yang sebelumnya bersaing kemungkinan akan menerima kekalahannya dengan bijaksana  serta memberikan dukungannya bagi pemerintahan yang baru. Ini adalah kartu yang baik, sehingga menandakan adanya akhir yang bahagia dalam ajang pemilihan presiden 2014 di negara kita.

Barangkali siapakah pemenangnya digambarkan oleh kartu Two Cups tersebut. Pada gambar kartu Two Cups digambarkan sepasang pria dan wanita. Apakah kelak presidennya adalah pasangan pria dan wanita?

Agar dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas, saya menarik satu kartu lagi dari tumpukan yang tersisa. Ternyata yang didapatkan adalah Queen of Wand. Ini menandakan adanya seorang sosok wanita yang kuat. Wanita ini mungkin berpengaruh pada pemilihan presiden tersebut. Kemungkinannya ada dua:

1.Wanita itu kemungkinan menjadi penentu dalam menjadikan seseorang menaiki tampuk kepemimpinan (queen atau king maker).
2.Wanita itu sendiri yang akan menjadi pemimpin.


Terlepas dari siapa pun pemimpinnya, semoga para pemimpin yang baru dapat memberikan sumbangsih terbaik.

Karena artikel ini hanyalah semata ramalan, maka tentunya bisa tepat dan juga bisa meleset. Mari kita saksikan bagaimana perkembangan selanjutnya.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Senin, 24 Februari 2014

BUKU JADUL PELAJARAN BAHASA BELANDA

BUKU JADUL PELAJARAN BAHASA BELANDA

Ivan Taniputera
24 Februari 2014



Judul: Eerste Taalboekje Behorende Bij Ons Eigen Boek I-II
Penulis: W. Stavast dan G. Kok
Penerbit: J.B. Wolters-Groningen, Batavia, 1938
Jumlah halaman: 79
Bahasa: Belanda

Ini merupakan buku kecil pelajaran bahasa Belanda yang merupakan pelengkap bagi buku berjudul "Ons Eigen Boek I-II." Ada pun daftar isinya adalah sebagai berikut.



Buku ini sangat cocok bagi para pemula yang hendak mempelajari bahasa Belanda. Di dalamnya terdapat bacaan-bacaan sederhana berbahasa Belanda. Sebagai contoh adalah Les 1 (Pelajaran 1).

"a.wie staat daar voor de klas?
dat is oom.
hij vraagt aan me-neer:
mag din mee naar huis?
zijn zus is ziek.
goed, zegt me-neer.
en din gaat met oom mee.
het is nu stil in de klas.
si-ti huilt, en roes leest niet meer.
ga jij ook maar naar huis, roes."

Terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

"a. Siapakah yang berdiri di depan kelas?
Itu adalah paman.
Ia bertanya pada guru:
Bolehkah Din bersamaku pulang ke rumah?
Saudara perempuannya sakit.
Baik, kata guru.
Dan Din pulang ke rumah bersama pamannya.
Kini di kelas suasananya hening.
Siti menangis, dan Roes tidak membaca lagi.
Pulanglah kalian ke rumah juga, Roes."

Pada bagian b terdapat kata-kata baru yang dipelajari:

staat-klas-vraagt-stil-huilt-leest-meneer-huis-goed-gaat-ga

Berikut ini adalah contoh halamannya:





Berminat foto kopi hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Minggu, 23 Februari 2014

MERAMALKAN HUBUNGAN ASMARA DENGAN KARTU CEKI

MERAMALKAN HUBUNGAN ASMARA DENGAN KARTU CEKI

Ivan Taniputera
24 Februari 2014

Seorang teman sedang mengalami permasalahan dalam hubungan asmaranya. Kebetulan ia juga sedang belajar meramal dengan menggunakan kartu ceki. Oleh karenanya, sebagai latihan ia mengambil tiga buah kartu sebagai berikut. Saya akan membantunya menafsirkan maknanya. Berikut ini adalah kartu-kartu yang diambilnya.


Kartu-kartu di atas adalah:

1.Tjit Bendera
2.Kauw Ronggeng
3.Gouw Babi

Saya menafsirkannya sebagai berikut:

"Penanya mungkin sekali sebelum pernah memiliki hubungan asmara seperti ini, sehingga pengalaman tersebut merupakan pelajaran baginya. Nampak bahwa terdapat suatu kesalahan, sehingga penanya harus belajar agar tidak mengulang kesalahan yang sama. Selanjutnya di sini terdapat halangan besar yang berpotensi pada timbulnya kegagalan. Di sini kartu Kauw Ronggeng juga melambangkan pria. Oleh karenanya, kita boleh menafsirkan bahwa terdapat halangan dari seorang pria. Akhirnya akan terjadi suatu kebingungan dan tidak ada kepastian."

Dengan demikian, ketiga kartu di atas tidak memberikan indikasi yang baik. Teman saya menanyakan lagi apakah bisa segera bertemu dengan kekasihnya tersebut, karena beberapa hari ini telah terjadi pertengkaran. Saya menarik tiga buah kartu. Hasilnya adalah sebagai berikut.




Kartu-kartu di atas adalah:

1.Kauw Gloendoeng.
2.Gouw Poeser.
3.Peh Botak.

Saya menafsirkannya sebagai berikut:

"Ini menandakan adanya suatu penyesalan besar yang tidak habis-habisnya. Kemungkinan terdapat kemarahan besar. Kemudian jika pertemuan itu dipaksakan dapat mengakibatkan penanya mengeluarkan banyak uang. Dengan kata lain, akan menguras banyak uang. Namun yang dihasilkan juga bukan sesuatu yang menggembirakan. Tiada lagi sesuatu yang dapat diharapkan dan hanya membuahkan kekacauan. Selain itu, kelak rahasia-rahasia juga akan terbongkar. Kartu Peh Botak juga berarti seorang perempuan setengah tua yang gemar mencari keributan. Oleh karenanya, nanti kelak akan terdapat seorang perempuan setengah tua yang ikut campur dalam masalah ini sehingga timbul keributan."

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertemuan tersebut terancam kegagalan dan tidak akan membuahkan hasil apa-apa.

Namun, jika penanya masih mengharapkan adanya perbaikan dalam hubungan boleh melaksanakan kiasnya. Adapun kiasnya adalah menyediakan buah pinang sepasang yang diikat dengan benar merah agar jangan sampai lepas. Sebelumnya bacakan doa dengan sungguh-sungguh sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Doanya agar yang mengandung kata-kata cinta kasih. Selanjutnya dari hati sanubari diri sendiri pancarkan cinta kasih kepada semua insan. Harapkan agar segala sesuatu yang ada di jagad raya ini baik yang kasat mata maupun tidak kasat mata dapat hidup dengan sejahtera. Tatacara ritual selengkapnya akan dijelaskan lebih lanjut melalui jalur pribadi.

Semoga bermanfaat.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Jumat, 21 Februari 2014

MEMBANTU MENAFSIRKAN RAMALAN CIAMSIE TEMAN YANG INGIN MEMBUKA BISNIS BARU DENGAN DIBANTU HORARY ASTROLOGY

MEMBANTU MENAFSIRKAN RAMALAN CIAMSIE TEMAN YANG INGIN MEMBUKA BISNIS BARU DENGAN DIBANTU HORARY ASTROLOGY

Ivan Taniputera
21 Februari 2014

Seorang teman, sebut saja namanya X,  ingin membuka bisnis baru. Oleh karenanya ia lalu meminta ramalan ciamsie dan mendapatkan hasil sebagai berikut:

CIAMSIE no. 19

Kaya - Mulia merupakan suratan dan ditakdirkan.
Kesombongan tentu meninggalkan salah paham.
Kalau tidak kembalilah pada jalan yang lama.
Mega terbuka bulan muncul menjadi terang

Ini menandakan bahwa pembukaan bisnis baru itu akan mendapatkan hasil yang baik dan memang telah menjadi jalan kehidupan bagi teman tersebut. Namun ciamsie menyarankan bahwa dalam perkembangannya bisa terjadi kesalah-pahaman atau perselisihan, jika X terlalu memaksakan suatu peraturan kaku. Oleh karenanya, disarankan agar bersikap luwes dan juga menghargai para pelanggan. Di sini nampak bahwa pelanggan itu akan mempunyai sikap dan kepribadian masing-masing. X hendaknya dapat menyesuaikan diri dengan mereka. Jika X tidak berhasil bersikap rendah hati dan luwes, maka salah paham demi salah paham akan terjadi, sehingga akhirnya pelanggan kabur satu demi satu. Namun apabila X dapat menyesuaikan diri dan bersikap luwes, maka usaha atau bisnis perlahan akan semakin maju.

Kini kita akan beralih pada horary astrology.  Berikut ini adalah diagramnya.



Rumah kedua terdapat Mars yang banyak mendapatkan aspek baik berupa Trine. Oleh karenanya, bisnis ini kelak akan bisa mendapatkan pemasukan yang baik. Mars melambangkan pria, maka bisnis ini ada kaitannya dengan pria. Terdapat juga indikasi bawa bisnis ini merupakan suatu takdir, sebagaimana yang disampaikan oleh ciamsie. Diagram horary di atas juga memperingatkan bahwa jika kesalah pahaman tidak diselesaikan dengan baik, maka akan tersiar kabar yang kurang baik, sehingga berpotensi menyebabkan bisnis tersebut menjadi kurang laku.

Demikianlah hasil analisa makna ramalan ciamsie dan horary astrology.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

MAKNA TULISAN PADA HU TAISUI (太歲)

MAKNA TULISAN PADA HU TAISUI (太歲)

Ivan Taniputera
21 Februari 2014

Hu Taisui dipergunakan oleh orang-orang yang pada tahun tertentu terkena ciong Taisui (太歲). Berikut ini adalah makna aksara China pada hu tersebut.





1. Terdapat tulisan yue (月), di dalam gambar rembulan, yang berarti rembulan.
2. Terdapat dulisan ri (日), di dalam gambar matahari, yang berarti matahari.
3. Terdapat tulisan an, yang dalam tradisi Buddhis dibaca "om" (唵). Om merupakan suku kata berasal dari bahasa Sansekerta yang merupakan pembuka bagi mantra-mantra atau dharani Buddhis.
4. Terdapat tulisan fo (佛), yang berarti Buddha.
5. Terdapat tulisan Taiyin niangniang (太陰娘娘), yang dapat diartikan sebagai Bunda Rembulan.
6. Terdapat tulisan Beidou xingjun (北斗星君), yang dapat diartikan sebagai Jenderal Bintang Gantang Utara.
7. Terdapat tulisan Nandou xingjun (南斗星君), yang dapat diartikan sebagai Jenderal Bintang Gantang Selatan.

Gantang Utara dan Gantang Selatan adalah nama rasi bintang China kuno.

8. Terdapat tulisan Taiyang xingjun (太陽星君), yang dapat diartikan sebagai Jenderal Mentari.
9. Terdapat tulisan Tàisuì jiǎwǔ nián zhāng hē xīng jūn dào zhèn gāng (太歲甲午年張訶星君倒鎮罡). Ini adalah nama dewa Taisui yang berlaku pada tahun Jiawu (2014), yakni Zhang He. Menurut tradisi China, maka terdapat 60 dewa Taisui yang setiap tahun bergiliran memerintah. Dengan demikian, seorang dewa Taisui akan mendapat giliran memerintah kembali 60 tahun tahun kemudian. Siklus 60 tahun ini dikenal sebagai jiazi.

10. Terdapat tulisan Liuding Tianbing (六丁天兵), yang secara harafiah berarti Prajurit Langit Enam Ding.
11. Terdapat tulisan Liujia Shenjiang (六甲神將), yang secara harafiah berarti Jenderal Dewa Enam Jia

Liuding dan Liujia adalah anasir waktu dalam tradisi metafisika China.

12. Terdapat tulisan Zhaocai jinbao (招 財進寶), artinya Mencari Rejeki Mendapatkan Mestika.
13. Terdapat tulisan Tianguan cifu (天官賜福), artinya Pejabat Langit Mencurahkan Rejeki.
14. Terdapat tulisan Hejia pingan (合家平安), artinya Seluruh Keluarga Damai Sejahtera.
15. Terdapat tulisan Zhenzai guang ming (鎮宅光明), artinya Kota/Rumah Kediaman Gilang Gemilang.

Dengan demikian, kata-kata pada hu di atas erat kaitannya dengan perbintangan, anasir waktu, dan pengharapan-pengharapan.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Kamis, 20 Februari 2014

SEORANG KAWAN MENANYAKAN MENGENAI KEKASIHNYA: MERAMAL DENGAN HORARY ASTROLOGY DAN CEKI

SEORANG KAWAN MENANYAKAN MENGENAI KEKASIHNYA: MERAMAL DENGAN HORARY ASTROLOGY DAN CEKI

Ivan Taniputera
20 Februari 2014

Seorang kawan menanyakan mengenai kekasih wanitanya. Ia ingin tahu apakah sang kekasih serius ataukah sekedar main-main saja. Untuk menjawab pertanyaan ini saya menggunakan dua metoda, yakni horary astrology dan kartu ceki. Pertama-tama saya akan membuat diagram horary astrologynya dahulu.


Berdasarkan diagram di atas, nampak sudah terdapat suatu titik serius dalam hubungan ini. Terdapat Yupiter di rumah ketujuh, yang mengalami trine dengan Bulan dan Neptunus, sehingga terbentuk sebuah Grand Trine. Jadi hubungan tersebut sudah mulai melangkah lebih serius menuju jenjang pernikahan. Selain itu, pihak keluarga dan saudara nampaknya juga tidak ada masalah dan memberikan dukungannya. Oleh karenanya, relasi ini sudah mengarah pada sesuatu yang baik. Kedua belah pihak masih memiliki suatu perasaan cinta atau ikatan batin yang unik.

Namun yang patut diwaspadai, Yupiter juga mendapatkan square dengan Uranus dan Opposition Pluto. Dengan demikian, terbentuk sebuah T-Square, yang melibatkan Yupiter-Pluto-Uranus.

Kita boleh menyimpulkan bahwa meskipun hal-hal di atas menunjukkan sesuatu yang positif, namun setidaknya pada saat sekarang ini, masih terdapat hal-hal yang perlu dicermati dan diwaspadai. Masih terdapat semacam rasa ketidak-pastian atau ketidak-mantapan. Salah satu pihak kemungkinan masih merasa kurang mantap atau memendam semacam kekhawatiran. Permasalahan inilah yang harus dipecahkan dengan baik. Kemungkinan juga akan mengalami hal-hal yang tidak terduga. Waspadai pula adanya penggoda. Ini yang juga perlu diantispasi.

Penguasa rumah ketujuh adalah Merkurius. Dalam hal ini Merkurius mendapatkan Trine dari Mars dan Square dengan Saturnus.

Sepasang kekasih ini memiliki kehangatan satu sama lain. Jika berbicara satu sama lain akan membangkitkan semangat masing-masing. Namun yang patut diwaspadai adalah masalah komunikasi. Jika terdapat komunikasi yang kurang baik, maka hubungan ini dapat menjadi berantakan. Karenanya perlu menjaga perkataan dengan baik.

Kini kita akan beralih pada kartu ceki. Kita cukup menarik tiga kartu saja.


Hasil yang diperoleh adalah (dari kiri ke kanan):

  • Tjit Setan
  • Peh Poeti
  • Yo Lauwtjian

Dalam hal hubungan ini perlu mewaspadai adanya penggoda. Ini merupakan orang yang berniat jahat. Oleh karenanya, godaan itu dapat diartikan pula bisikan-bisikan yang tidak baik. Kendati demikian, akan mendapatkan pertolongan, sehingga tercapai apa yang diinginkan.

Demikian hasil pembacaan singkat berdasarkan horary astrology dan kartu ceki. Dengan menggunakan dua metoda ini, kita akan memperoleh keakuratan dan kepastian yang lebih tinggi.

Semoga bermanfaat.

Untuk artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

INI ILMU TENTANG HOKKIE ATAU KEBERUNTUNGAN YANG TIDAK DIAJARKAN DI SEKOLAH

INI ILMU TENTANG HOKKIE ATAU KEBERUNTUNGAN YANG TIDAK DIAJARKAN DI SEKOLAH

Ivan Taniputera
21 Februari 2014

BUKAN SEKEDAR MOTIVASI!

Ini adalah kelanjutan tulisan saya mengenai hokkie atau keberuntungan, yakni http://sejarahastrologimetafisika.blogspot.com/2014/01/apakah-sumber-keberuntungan-atau-hokkie.html. Para pembaca yang belum pernah membacanya silakan mengunjungi terlebih dahulu laman itu.

Memang benar bahwa ilmu tentang keberuntungan atau hokkie ini tidak pernah diajarkan di sekolah. Memang benar bahwa sekolah dianggap sebagai gudangnya ilmu. Namun sayang sekolah tidak mengajarkan mengenai keberuntungan. Lalu apakah sekolah tidak penting? Bukan demikian halnya. Sekolah memang tidak mengajarkan keberuntungan, namun ilmu yang diperoleh dari sekolah adalah salah satu modal dalam mendapatkan keberuntungan. Walaupun patut diakui bahwa memiliki modal tersebut bukan jaminan Anda beruntung. Tetapi memiliki modal adalah tetap lebih baik ketimbang tidak mempunyai modal sama sekali.

Jadi pada ulasan di atas, jelas sekali kedudukan antara sekolah dan keberuntungan. Kita hendaknya dapat menempatkan sekolah pada posisinya yang benar.  Selanjutnya kita dapat melanjutkan pembahasan kita.

Ada orang bertanya, benarkah keberuntungan itu tidak adil? Benar. Dalam kondisi tertentu memang sumber-sumber keberuntungan itu tidak terdistribusi merata. Seolah-olah random. Beberapa ajaran agama mencoba menjelaskan kerandoman atau keacakan tersebut, namun dalam kesempatan kali ini kita tidak membahas mengenai agama. Alih-alih membahas mengenai agama, kita akan belajar lebih banyak mengenai realita keberuntungan itu sendiri.

Kita harus mengakui bahwa keberuntungan itu memang tidak adil. Itu adalah fakta yang harus kita terima.

Pada artikel sebelumnya yang dimuat pada laman di atas, saya telah menyebutkan bahwa salah satu sumber keberuntungan adalah tampilan jasmani. Pada kenyataannya kita tidak dapat memilih wajah kita seperti apa. Sebelum dilahirkan kita tidak dapat memesan seperti apakah wajah kita kelak. Kita tidak memilih seperti apakah tampilan jasmani kita. Jika dapat memilih, maka kita tentu akan memesan wajah dan jasmani yang rupawan. Tetapi kenyataannya tidak demikian. Orang yang punya tampilan jasmani rupawan berpeluang lebih "beruntung" ketimbang yang wajahnya kurang rupawan. Walaupun ini tidak berarti bahwa orang yang wajah serta fisinya tidak rupawan pasti tidak beruntung atau sebaliknya. Di sini kita bicara peluang. Ada peluang besar dan kecil. Jadi, para pembaca perlu memahami baik-baik apa yang saya tuliskan agar tidak salah paham.

Sehubungan dengan faktor keluarga, maka kita juga tidak dapat memilih di keluarga mana kita akan dilahirkan. Orang yang lahir di keluarga makmur sudah tentu akan memiliki peluang lebih besar dalam menggapai kemakmuran. Walaupun juga tidak pasti bahwa anak keluarga kaya, pasti kelak hidupnya akan kaya. Namun sekali lagi kita bicara peluang. Ibaratnya orang yang sudah lahir di keluarga kaya, jika kita boleh memberikan suatu skala garis bilangan, maka skalanya sudah berada di atas 0, atau sudah positif. Tentunya lebih mudah baginya menggapai ke atas dibandingkan dengan seseorang yang skalanya masih di bawah 0 atau minus.

Berdasarkan kedua contoh di atas, maka nampak jelas bahwa memang keberuntungan atau hokkie itu mendatangi manusia secara acak atau random. Kita boleh saja melabeli keacakan atau kerandoman ini sebagai ketidak-adilan. Suka atau tidak suka ini adalah faktanya. Kita tidah bisa menolaknya. Oleh sebab itu, jadilah realistis.

Banyak motivator mengajarkan bahwa kita perlu ulet, rajin, punya komitmen, dan bejibun slogan lainnya. Apakah itu adalah suatu jaminan? Tidak. Banyak motivator hanya menjual slogan dan kata-kata indah. Namun kita tidak perlu kata-kata indah. Dalam pelajaran kali ini, kita tidak berkutat dengan kata-kata indah, melainkan realita. Berani menghadapi realita, itulah yang kita butuhkan dalam pelajaran kita tentang hokkie ini. Banyak orang ulet, tetapi tidak dapat meningkatkan taraf hidupnya. Jadi ulet bukan jaminan bagi keberuntungan. Namun bukan berarti saya mengatakan bahwa ulet, punya komitmen, tidak gampang putus asa, dan rajin itu jelek. Tidak. Itu hanyalah salah satu dari sekian banyak modal keberuntungan.

Baik, sampai di sini saya akan ulangi lagi intisari pelajaran kita di atas, yakni:

PELAJARAN I ARTIKEL INI: Keberuntungan memang tidak adil.
PELAJARAN II ARTIKEL INI: Memiliki modal keberuntungan TIDAK menjamin Anda akan beruntung, namun tetap saja LEBIH BAIK mempunyai modal dibandingkan tidak mempunyai modal.

Kita lanjutkan lagi pelajaran kita. Banyak orang yang tidak sadar bahwa sesungguhnya kekuatan kerja sama itu dapat meningkatkan keberuntungan. Inilah kekuatan saling tolong menolong. Sebagai contoh adalah kesalahan yang sering kita lakukan adalah menggunakan media sosial untuk bergosip, berdebat yang tidak berguna, menjelek-jelekkan orang lain (bahasa Jawa:ngrasani), dan lain sebagainya. Mengapa Anda tidak meluangkan waktu Anda dalam menggunakan media sosial untuk saling menolong. Kita ambil contoh facebook. Mengapa Anda tidak saling share status kawan Anda yang sedang menjual dan membutuhkan sesuatu? Apabila kita bisa saling share maka kekuatannya akan dashyat. Namun kalau Anda hanya berbagi kebencian, maka yang sebarkan hanya kebencian. Kalau Anda gemar menyebarkan gosip, maka yang Anda dapatkan juga hanya gosip.

Salah satu fakta nyata mengapa kita tidak beruntung adalah karena kita saling menjegal. Ibaratnya adalah sekelompok kepiting yang berada dalam wadah. Jika ada yang hendak keluar, maka teman-temannya akan menariknya kembali ke dalam. Apakah Anda mau seperti kepiting-kepiting itu, ataukah Anda mau keluar bersama-sama dengan selamat dari wadah. Sama-sama beruntung,

Baik, pelajaran tentang ilmu keberuntungan atau hokkie untuk hari ini akan kita sudahi dahulu. Marilah kita renungkan bersama.

Share ini jika Anda membutuhkan keberuntungan. Dengan berbagi pelajaran tentang ilmu keberuntungan ini, maka Anda juga akan menuai keberuntungan kelak.

Selamat beruntung dan silakan ikuti pelajaran-pelajaran selanjutnya.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Selasa, 18 Februari 2014

ANAK HEWAN YANG PALING RINGAN DI DUNIA: KEUNIKAN BAHASA JAWA

ANAK HEWAN YANG PALING RINGAN DI DUNIA: KEUNIKAN BAHASA JAWA

Ivan Taniputera
19 Februari 2014


Ternyata anak hewan yang paling ringan di dunia adalah anak gajah. Bagaimana mungkin? Dalam bahasa Jawa anak gajah disebut "bledug," yang juga berarti "debu." Jadi menurut bahasa Jawa "anak gajah" ini bisa ditiup angin dengan mudah, bahkan dapat membuat mata kelilipan.





Bagaimana yang belum memahaminya, salah satu keunikan bahasa Jawa adalah anak-anak hewan diberi istilah sendiri-sendiri, contohnya:
  • Anak gajah disebut bledug
  • Anak cecak disebut sawiyah
  • Anah bandeng disebut nener
  • Anak kambing disebut cempe
  • Anak kucing disebut cemeng
  • Anak anjing disebut kirik
  • Anak tikus disebut cindil
  • Anak kadal disebut tobil
  • Anak kera disebut kowe (kowe ini dalam bahasa Jawa juga berarti "kamu")-sehingga ada pertanyaan jebakan yang berbunyi "kowe anak apa?" Dengan demikian artinya bisa berarti "kamu anak siapa?" Bagi yang terjebak akan menjawab "anak kethek (kera)." Sang penanya akan tertawa terbahak-bahak.
  • Anak kerbau disebut gudel
  • Anak kuda disebut belo
  • Anak macan disebut gogor

Yang lucu adalah anak salah seorang teman waktu ulangan bahasa daerah, ketika menjawab pertanyaan anak asu diarani..... (anak anjing disebut.....), maka dijawabnya "asu cilik" (anjing kecil). Anak tikus diarani..... (anak tikus disebut......), maka dijawabnya "tikus cilik" (tikus kecil). Anak wedhus diarani..... (anak kambing disebut......), maka dijawabnya "wedhus cilik" (kambing kecil). Anak kucing diarani..... (anak kucing disebut......), maka dijawabnya "kucing cilik." Akibatnya ulangannya mendapat nilai nol.

Demikianlah salah satu keunikan bahasa Jawa.

PEKERJAAN YANG COCOK BAGI SEORANG KAWAN DENGAN METODA BAZI (EIGHT CHARACTERS)

PEKERJAAN YANG COCOK BAGI SEORANG KAWAN DENGAN METODA BAZI (EIGHT CHARACTERS)

Ivan Taniputera
18 Februari 2014


Seorang kawan menanyakan mengenai pekerjaan yang cocok untuknya. Oleh karenanya, saya lalu membuat diagram bazinya.




Berdasarkan diagram tersebut, maka unsur diri (Day Master)-nya adalah Logam. Jadi unsur diri bukan diambil dari pilar tahun, melainkan dari batang langit pilar hari. Ini adalah cara menentukan unsur diri yang benar. Kita menyaksikan pada diagram bazi-nya terdapat banyak tanah, yakni unsur yang menghasilkan logam. Dengan demikian, unsur dirinya termasuk berlebihan. Untuk menyeimbangkannya perlu air dan kayu.

Jikalau kita menganalisa lebih jauh, maka nampak bahwa orang yang memiliki diagram bazi seperti ini biasanya mudah merasa tertekan. Seolah-olah merasa harus menanggung semuanya seorang diri dan tidak ada orang yang dapat memahami atau membantunya. Juga sering merasakan kekhawatiran dalam batinnya.

Masa yang paling buruk adalah dekade 1991-2001. Tahun yang paling kurang baik adalah tahun 1997. Dampaknya bisa terpengaruh pada pasangan hidup dan orang tua. Tahun 1991 juga kurang baik.

Pekerjaan yang cocok adalah yang berkaitan dengan elemen air dan kayu. Berdagang batu-batu permata dan kristal adalah termasuk elemen air. Karena kristal dalam ilmu kimia adalah suatu senyawa yang mengikat air (H2O).

Dekade 2011-2021 harus waspada karena ada potensi penyakit yang sudah mulai muncul dan bisa berdampak berat pada dekade berikutnya. Oleh karenanya harus sering melakukan pemeriksaan kesehatan dan menenangkan pikiran.

Dari segi pekerjaan, maka agar dapat mencapai kemajuan maka perlu mencari rekan usaha yang sesuai. Meskipun demikian, dalam mencari rekan usaha yang sesuai juga harus berhati-hati.

Demikianlah sekilas analisa singkat berdasarkan Bazi. Semoga bermanfaat.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan bergabung dengan https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

APAKAH DI DUNIA INI YANG TIDAK MUNGKIN MATI?

APAKAH DI DUNIA INI YANG TIDAK MUNGKIN MATI?

Ivan Taniputera
18 Februari 2014

Jikalau mendapatkan pertanyaan ini, maka mungkin kebanyakan orang akan menjawab "tidak ada." Namun sesungguhnya di dunia ini ada sesuatu yang tidak mungkin mati. Apakah itu? Jawabannya adalah aksara Jawa:
  • Ha
  • Ra
  • Nga
Ketiga aksara tersebut sudah memiliki bentuk aksara matinya sendiri, sehingga tidak boleh "dipangku" atau dimatikan dengan tanda "pangkon."



Aksara ha tidak boleh "dipangku" lagi karena jika kita ingin menuliskan huruf mati "h," maka ada aksaranya sendiri atau sandhangannya yang disebut "gajah."

Aksara ra tidak boleh "dipangku" lagi karena jika ingin menuliskan huruf mati  "r," maka ada aksaranya sendiri atau sandhangannya yang disebut "layar."

Aksara nga tidak boleh "dipangku" lagi karena jika ingin menuliskan huruf mati "ng," maka ada aksaranya sendiri atau sandhangannya yang disebut "cecak."

Jadi aksara "ha, ra, dan nga" dalam aksara Jawa mutlak tidak bisa mati.

Bagaimana dengan aksara-aksara lainnya. Secara umum tidak ada aturan yang melarang pemberian pangkon pada aksara selain ketiga aksara di atas. Meskipun demikian, ada juga aksara-aksara lain yang tidak mungkin diberi pangkon, karena tidak ada kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan huruf tersebut.

Contohnya adalah aksara ca. Tidak ada kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan huruf c.
Aksara nya juga tidak mungkin diberi pangkon, karena tidak ada kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan ny.

Aksara-aksara jenis ini bukan tidak dapat mati, melainkan tidak ada kesempatan untuk mematikannya.

Sementara itu, aksara yang umum dipangku misalnya adalah na, ka, dan sa karena banyak kata dalam bahasa Jawa yang berakhiran dengan n dan k. Contohnya adalah dolanan (mainan), katok (celana), dalan (jalan), alas (hutan), dan lain-lain.

Jadi kita boleh menyebutkan bahwa aksara ini bisa mati dan kadang-kadang ada kesempatan untuk mematikannya.

Demikianlah ternyata dalam aksara Jawa terdapat banyak hal menarik.

Senin, 17 Februari 2014

CACING PADA KOTORAN ANJING

CACING PADA KOTORAN ANJING

Artikel Dharma ke-42, Februari 2014

Ivan Taniputera
17 Februari 2014



Alkisah ada dua orang guru yang merasa bahwa mereka telah berhasil menghilangkan keakuannya. Oleh karenanya, mereka lantas bertanding guna membuktikan hal itu. Caranya adalah dengan bertanding menyebut dirinya menjadi sosok atau sesuatu yang paling hina. Siapa yang bersedia menjadikan dirinya sebagai sosok atau sesuatu paling hina, maka dialah yang menang. 

Guru pertama berkata, "Aku adalah seekor anjing."
Guru kedua berkata, "Aku adalah kotoran anjing."
Guru pertama berkata lagi," Aku adalah cacing pada kotoran anjing."
Guru kedua berkata, "Baik kamu menang."

Bagaimanakah kita memaknai perlombaan di atas. Sesungguhnya perlombaan di atas adalah suatu anekdot menarik. Meskipun berlomba membuktikan keakuan siapa yang paling rendah, namun sesungguhnya perlombaan di atas justru memperkuat keakuan masing-masing. Suatu perlombaan adalah mengenai menang dan kalah: Aku menang dan kamu kalah. 

Pada kenyataannya di muka bumi banyak orang yang melakukan "perlombaan spiritual" semacam itu. Mereka berlomba-lomba memperlihatkan bahwa dirinya memiliki lebih sedikit keakuan, lebih sedikit kekotoran batin, lebih sedikit kemelekatan, dan lain sebagainya. Tetapi benarkah spiritualisme adalah sesuatu yang dapat dilombakan? Inilah yang perlu kita renungkan bersama. Benarkah mereka memiliki lebih sedikit kemelekatan. Bukankah pada suatu perlombaan itu terdapat unsur "kemelekatan untuk menang"?

Guru kedua yang berkata, "Baik kamu menang," pun sebenarnya mengatakan demikian untuk menang. Karena membiarkan guru pertama menang, maka ia hendak menyatakan bahwa dirinya "lebih hina" dibandingkan guru pertama. Karena menyatakan dirinya "lebih hina" dari guru pertama, maka dirinyalah secara kata-kata yang menang. Jadi taktiknya adalah memenangkan orang lain demi memenangkan dirinya sendiri. Dengan demikian, guru kedua lebih cerdik, tetapi dari sisi realisasi spiritual tetap saja ia masih memiliki keakuan dan keakuannya tidak lebih kecil dibandingkan guru pertama.

Jadi, perlombaan tersebut adalah gagal karena perealisasian spiritual tidak bisa dilombakan. Anda memiliki realisasi spiritual lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan orang lain itu tidaklah penting.

Kini adakah di antara Anda sekalian yang masih ingin berlomba membuktikan keakuannya paling rendah atau tidak lagi memiliki keakuan? Atau siapakah di antara kalian yang tidak lagi memiliki keakuan (atta)? Silakan tunjuk jari.

Minggu, 16 Februari 2014

MERAMAL KENALAN BARU SEORANG TEMAN LAMA

MERAMAL KENALAN BARU SEORANG TEMAN LAMA

Ivan Taniputera
16 Februari 2013

Seorang kawan lama baru saja mengenal seorang wanita, sebut saja namanya A. Karena ingin mengetahui lebih jauh mengenai kepribadian kenalan barunya tersebut, ia lalu menghubungi saya. Jam kelahiran kenalan kawan saya itu tidak diketahui, sehingga pada kesempatan kali ini kita akan membuat diagram astrologis bagi jam 12.00 siang. Berikut ini adalah bagan atau diagram astrologis kelahirannya.



Berdasarkan diagram di atas, kita dapat menafsirkan bahwa dalam hidupnya ia kemungkinan akan mengalami ketegangan antara:

1.Adat atau tradisi yang dianutnya dambaan-dambaannya atau gagasan idealnya.
2.Aturan-aturan yang harus dipatuhinya dengan harapan akan kebebasan.
3.Waktu yang diberikan atau tersedia dengan tugas yang harus dikerjakannya. Dengan kata lain, akan sering diharuskan mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan dalam waktu singkat dan terbatas.

Ketegangan-ketegangan dalam hidup tersebut biasanya dapat diredakan dengan bercakap-cakap. Oleh karenanya, A kemungkinan akan suka bercakap-cakap mengenai banyak hal sebagai sarana meredakan ketegangan dalam hidupnya. Itulah sebabnya, ia cenderung mencari orang yang dapat diajak berbicara mencurahkan perasaannya.
A nampaknya memiliki bakat terpendam dalam bidang seni, baik itu seni musik, lukis, puisi,tari, dan lain sebagainya. Ini juga menandakan adanya hubungan percintaan yangunik serta lain dari yang lain. Ia akan berjumpa dengan kekasihnya pada kondisiyang tidak umum, dimana seolah-olah itu sudah ditentukan sebelumnya sertadidahului oleh firasat-firasat tertentu. Ini menandakan bahwa ia akan mempunyaihubungan batin yang kuat dengan jodohnya.

A merupakan orang yang baik hati serta bersimpati terhadap mereka yangmembutuhkan. Meskipun demikian, pemberian bantuan yang diberikan kemungkinantidak praktis atau kurang mengena (tidak tepat sasaran). A juga terlahirsebagai orang yang idealis, sebagaimana yang telah diungkapkan di atas, gagasan idealis ini kemungkinan dapat bertentangan dengan adat, tradisi, atau budaya di keluarga serta masyarakatnya.

Kendati tak dapat mengubah dunia ini, A akanberusaha membuat hidupnya sesempurna mungkin.

Demikian pembacaan kepribadian A secara singkat.

Artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Sabtu, 15 Februari 2014

MEMECAHKAN TEKA TEKI MATEMATIKA JADUL

MEMECAHKAN TEKA TEKI MATEMATIKA JADUL

Ivan Taniputera
15 Februari 2014


Saya menemukan teka-teki jadul berikut ini:



Dalam bahasa yang lebih modern, teka-teki di atas kurang lebih akan berbunyi sebagai berikut:

1.Kita diminta mengisikan angka 4 hingga 15 pada lingkaran-lingkaran kosong di gambar burung tersebut.
2.Jumlah angka pada setiap deretan tiga lingkaran adalah empat kali angka pada lingkaran bertepi garis tebal.
3.Angka pada lingkaran bertepi garis ganda adalah separuh angka pada lingkaran bertepi garis tebal.
4.Apabila angka pada lingkaran bertepi garis tebal dikalikan dengan angka pada lingkaran bertepi garis ganda, maka hasilnya sama dengan jumlah angka pada setiap deretan tiga lingkaran.

Anda boleh mencoba memecahkannya terlebih dahulu tanpa melihat pemecahannya di bawah ini.

ALUR PEMIKIRAN

Jika angka-angka yang diisikan pada lingkaran-lingkaran di atas, merupakan anggota himpunan B, maka B={x| 4<=x<=15, xE bilangan bulat} atau B={4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15}.

Kita misalkan angka pada lingkaran bertepi garis tebal = X dan angka pada lingkaran bertepi garis ganda = Y. Berdasarkan empat ketentuan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa X pasti adalah bilangan genap. Karena jika bukan bilangan genap, maka Y tidak mungkin menjadi separuh X.

Berlaku X = 2Y

Pada deretan angka 4 hingga 15, maka bilangan genap adalah 4, 6, 8, 10, 12, dan 14. Angka 4 dan 6 dapat kita keluarkan, karena separuh dari 4 adalah 2 dan separuh dari 6 adalah 3. Angka 2 dan 3 berada di luar deretan angka yang boleh diisikan. Dengan kata lain 2 dan 3 bukanlah elemen himpunan B.

Informasi berikutnya yang kita dapatkan adalah jumlah angka pada setiap deretan tiga lingkaran adalah bilangan genap dan merupakan kelipatan empat, karena merupakan empat kali angka pada lingkaran bertepi garis tebal (X). Jadi jumlah angka pada setiap deretan 3 lingkaran adalah 4X.

Misalkan jumlah angka pada setiap deretan tiga lingkaran kita misalkan = Z

Z = 4X = 4(2Y) = 8Y

Dengan X,Y,Z adalah anggota himpunan B.

Z secara spesifik adalah bilangan kelipatan delapan.

Jumlah deretan tiga angka terkecil adalah 15, yakni berasal jumlah tiga anggota terkecil himpunan B = 4+5+6.
Jumlah deretan tiga angka terbesar adalah 42, yakni berasal dari jumlah tiga anggkota terbesar himpunan B = 13+14+15

Jadi Z berkisar antara 15 dan 42. Kita mencari bilangan kelipatan 8 antara 15 dan 42, yakni 16, 24, dan 32. Perhatikan bahwa jika Z = 16, maka Y=2. Ini tidak mungkin, karena 2 bukan anggota himpunan B.
Perhatikan bahwa jika Z = 24, maka Y=3. Ini tidak mungkin, karena 3 bukan anggota himpunan B.

Jadi yang mungkin adalah 32.

Z=32, X=8, dan Y=4.

Dengan demikian kita telah menentukan lokasi angka 4 dan 8 secara pasti.

Langkah selanjutnya bersifat coba-coba dan merupakan seni, yakni dengan mencoba mengisikan angka-angka lainnya. Namun kita perlu pertimbangkan sebagai berikut. Di sebelah angka 8, minimal adalah angka 9, karena jika kita mengisikan pada lingkaran satunya dengan angka terbesar yang mungkin (15), maka lingkaran satunya harus berisikan 9. Jika kita mengisikan 8, maka lingkaran satunya harus diisi dengan 16 agar jumlahnya menjadi 32. Padahal 16 bukan anggota himpunan B.

Angka disamping 4 minimal adalah 13, karena jika kita mengisikan angka terbesar yang mungkin (15), maka lingkaran pada tepi satunya lagi harus diisi 13., jadi kemungkinannya tinggal 13, 14, 15.

Berikut ini adalah jawabannya.



Perhatikan bahwa letak angka 7 dan 11 dapat ditukar.

11+4+7 = 7+4+11





Rabu, 12 Februari 2014

MENGAPA BUNG KARNO MEMERINTAHKAN MENGGANYANG MALAYSIA? SUATU TELAAH [YANG BERUSAHA] OBYEKTIF

MENGAPA BUNG KARNO MEMERINTAHKAN MENGGANYANG MALAYSIA? SUATU TELAAH [YANG BERUSAHA] OBYEKTIF

Ivan Taniputera
12 Februari 2014

Semenjak beberapa waktu lalu, terjadi kontroversi mengenai penamaan salah satu kapal perang kita dengan Usman Harun. Pemerintah Singapura mengajukan protes terhadap hal itu sehingga menimbulkan riak dalam hubungan antara kedua negara. Oleh karenanya, tiba-tiba timbul keinginan dalam benang saya untuk menelaah permasalahan tersebut pada akarnya, yakni perintah presiden kita saat itu Bung Karno dalam mengganyang Malaysia. Saya akan mencoba menggali hal ini dari sumber-sumber yang tersedia pada saya atau yang dapat saya jumpai. Tentu saja tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai tulisan sejarah yang serius, namun lebih merupakan catatan untuk diri saya sendiri.

Pertama-tama, saya mencoba menelaahnya dari sumber yang tersedia pada saya, yakni buku kumpulan pidato-pidato Bung Karno dari tahun 45-65. Saya mencoba menggali pemikiran Bung Karno yang menjadi dasar konfrontasi terhadap Malaysia. Pada pidato Beliau 17 Agustus 1962 bertajuk "Tahun Kemenangan", nampak jelas perlawanan Bung Karno terhadap apa yang menurut Beliau merupakan imperialisme, sebagaimana dituangkan dalam permasalahan Irian Barat:

"Pun kita tidak membebaskan Irian Barat untuk menambah djumlah penduduk! Djumlah penduduk dalam daerah kekuasaan Republik sekarang ini sudah hampir 100.000.000 orang, dan apa arti tambahan 750.000 putera Irian Barat kepada djumlah 100.000.000 itu?

Pertimbangan untuk mentjari keuntungan ekonomi? Atau tambahan kekajaan alam? Itupun tidak! Daerah jang dalam kekuasaan Republik sudah mempunjai kekajaan alam jang berlimpah-limpah, baik jang sudap dieksplorir dan dieksploitir, maupun jang belum dieksplorir dan dieksploitir, sehingga semua imperialis ngiler ketes-ketes melihat kekajaan alam kita itu. Ada imperialis jang mengatakan bahwa tidak adil 90.000.000 manusia diberi kekajaan alam sebanjak itu...." (1)

Selanjutnya Bung Karno menegaskan pula perjuangan membebaskan Irian Barat merupakan suatu "Kewadjiban Suci" yang merupakan bagian "Djiwa Indonesia." Berdasarkan kutipan di atas, maka salah satu pemikiran utama yang melandasi seruan Bung Karno dalam mengganyang Malaysia adalah kebencian Beliau terhadap imperialisme.

Hal ini ditegaskan kembali oleh Bung Karno pada pidato tanggal 17 Agustus 1963 bertajuk "Genta Suara Revolusi Indonesia." Bung Karno menegaskan bahwa:

"Bahkan saja telah njatakan baru-baru ini didepan SESKOAD, bahwa revolusi berarti konfrontasi terus-menerus. Ini berarti bagi Angkatan Bersendjata kita dengan seluruh rakjat konfrontasi terus terhadap imperialisme/kolonialisme dan terhadap kontra-revolusi, dengan kekompakan dan kesiagaan jang teguh baik fisik maupun mental." (2)

Perang Dingin merupakan salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan dalam memberikan sumbangsih terhadap konfrontasi dengan Malaysia, khususnya dalam hal pemberontakan PRRI dan Permesta. Para pemberontak beroperasi dari tempat-tempat di sekitar Indonesia, seperti Malaya, Singapura, Filipina, Taiwan, dan Korea Selatan. Bung Karno menyatakan bahwa pangkalan-pangkalan asing yang ada di kawasan tersebut dipergunakan sebagai landasan operasi bagi kegiatan subversi terhadap Indonesia.

Dengan demikian, terdapat kekhawatiran bahwa kelak Federasi Malaysia akan dijadikan sebagai pangkalan militer asing yang antara lain ditujukan kepada Indonesia dan menentang New Emerging Forces di Asia Tenggara (3).

Itulah sebabnya, pembentukan federasi Malaysia, menurut Bung Karno adalah sesuatu yang patut dicurigai, apa lagi bila pembentukannya merupakan "projek asing," yakni bukan menurut kehendak penduduk negara tersebut. Indonesia yang merupakan tetangga bagi negara baru akan dibentuk tersebut menurut Bung Karno tidak dipedulikan. Indonesia tidak mau menjadi penonton saja atas apa yang terjadi di sekitarnya, apalagi hal tersebut dianggap Bung Karno sebagai ancaman terhadap bangsa dan negara Indonesia. Kendati demikian pada pidatonya Bung Karno menegaskan bahwa Indonesia memilih jalan damai. 

Kini kita akan menelaah pandangan Bung Karno bahwa pembentukan Federasi Malaysia merupakan suatu proyek asing. Di kawasan negara yang sekarang menjadi Malaysia sebelumnya terdapat beberapa kerajaan, seperti Pahang, Trengganu, Negeri Sembilan, Perak, Kedah, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, pada saat itu belum ada suatu negara Malaysia yang bersatu. Setelah berakhirnya Perang Dunia II, British Military Administration (Administrasi Militer Inggris), yang merupakan wujud kembalinya kekuasaan Inggris setelah masa penjajahan Jepang, merasa perlu menerapkan kebijakan jangka panjang bagi jajahannya tersebut. Sebelumnya semasa Perang Dunia II, Colonial Office berniat menciptakan negara kesatuan, dimana semua etnis menjadi warga negaranya (4). 

Demi mewujudkan niatnya ini, pihak Inggris merasa perlu mengadakan pendekatan dengan para sultan-sultan Melayu. Mereka akan dibujuk melepaskan sebagian kekuasaannya, namun sebagai kompensasinya mereka dapat memperoleh pengaruh lebih luas melebihi wilayah kesultanannya sendiri di negara kesatuan baru tersebut. Mengingat perkembangan politik regional masa itu, seperti di Indonesia, India, dan Vietnam, yang cenderung anti kolonialisme, Inggris merasa bahwa rencana pembentukan negara kesatuan itu perlu diwujudkan secepat mungkin. Suatu pemberintahan pusat yang kuat di Malaya perlu didirikan dan rakyat di sana akan dibujuk agar mencurahkan kesetiaan padanya.

Pada  bulan Oktober 1945, Sir Harold MacMichael diutus menemui para sultan dan meminta mereka menanda-tangani perjanjian yang telah dipersiapkan sebelumnya itu. Meskipun demikian, di kalangan rakyat terjadi penentangan yang luar biasa terhadap gagasan pembentukan negara kesatuan itu (5). Demikian pula rakyat di Kalimantan Utara juga menentang gagasan ini. Barangkali hal ini yang menjadi alasan bagi Bung Karno dalam menuduh bahwa pembentukan Federasi Malaysia itu bertentangan dengan kehendak rakyatnya sendiri, karena memang itu awalnya merupakan gagasan Inggris. 

Upaya damai sebenarnya telah ditempuh. antara lain sewaktu berlangsungnya konferensi tingkat wakil-wakil menteri yang diadakan di Manila antara tanggal 9-17 April 1963. Dalam pertemuan tersebut dibicarakan mengenai pembentukan federasi Malaysia dan pembentukan federasi longgar antara ketiga negara tersebut sehingga dapat tercapai kerja sama lebih baik (6). Bahkan sewaktu Bung Karno berada di Tokyo telah diadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Malaya Tengku Abdul Rachman yang berlangsung pada tanggal 31 Mei hingga 1 Juni 1963. Pada tanggal 1 hingga 11 Juni 1963 diadakan pula konferensi antara para menteri luar negeri di Manila, yang diikuti oleh Indonesia, Malaysia, dan Filipina (7). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa sampai tahapan ini ketegangan antara Indonesia dan Malaysia mulai berkurang.


Meskipun demikian, hubungan menjadi memburuk sewaktu Perdana Menteri Tengku Abdul Rachman pada tanggal 9 Juli 1963 menanda-tangani dokumen pembentukan Federasi Malaysia yang sedianya akan diadakan tanggal 31 Agustus 1963. Hal ini dianggap oleh Pemerintah Indonesia sebagai pelanggaran bagi hasil pertemuan antara tiga menteri luar negeri di atas. Pada tanggal 31 Juli-5 Agustus 1963 berlangsung pertemuan kepala-kepala pemerintahan di Manila yang menyepakati bahwa mereka akan meminta Sekretaris Jenderal PBB guna mengetahui kehendak rakyat di daerah-daerah yang hendak dimasukkan ke dalam Federasi Malaysia. Pada hakikatnya disepakati bahwa Indonesia dan Filipina akan menyetujui pembentukan Federasi Malaysia, apabila kehendak rakyat di Kalimantan Utara diselidiki oleh suatu pihak yang tidak memihak (dalam hal ini Sekretaris Jenderal PBB).  Namun pada kenyataannya pemerintah kolonial Inggris justru menghambat masuknya peninjau-peninjau yang berasal dari Indonesia dan Filipina (8).

Berbeda dengan kesepakatan sebelumnya, meskipun proklamasi berdirinya Federasi Malaysia diundur dari rencana semula pada tanggal 31 Agustus 1963 menjadi 16 September 1963, tetap saja proklamasi dilakukan sebelum misi PBB menyerahkan laporannya. Dengan kata lain, Malaysia telah diproklamasikan sebelum diketahui bagaimana aspirasi rakyat Kalimantan Utara. Pemerintah Indonesia menganggap bahwa hal ini merupakan pelecehan terhadap PBB dan juga hasil kesepakatan di Manila, sehingga dengan demikian merupakan penghinaan pula terhadap Indonesia. Sebagai wujud protes terhadap hal ini, pemerintah RI memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia pada tanggal 17 September 1963. Selanjutnya pada akhir tahun 1963, pemerintah RI menyatakan dukungannya bagi perjuangan rakyat Kalimantan Utara dalam melawan neokolonialisme Inggris.

Demikianlah secara ringkas sejarah timbulnya konfrontasi dengan Malaysia. Kita dapat meringkaskan beberapa hal sebagai berikut.

1.Adanya Perang Dingin dan kedekatan RI ketika itu dengan negara Blok Timur, menjadikan timbulnya jarak antara RI dengan negara-negara blok Barat.
2.Pemberontakan PRRI dan Permesta yang disokong oleh asing menjadikan kawasan Malaysia dan Singapura sebagai pangkalannya.
3.Rencana pembentukan Federasi Malaysia oleh Inggris yang awalnya juga bermasalah, yakni belum didukung oleh rakyat setempat.
4.Meskipun awalnya terdapat perkembangan positif, namun nampak adanya keengganan Inggris (selaku salah satu negara blok Barat) dalam melibatkan Indonesia. Ini yang memicu kemarahan Indonesia.
5.Sikap Bung Karno yang dengan tegas menentang kolonialisme dan imperialisme.

Silakan bagi yang ingin memberikan koreksi atau tambahan informasi.


CATATAN KAKI

(1)Dari Proklamasi Sampai Takari, halaman 539-540.
(2)Dari Proklamasi Sampai Takari, halaman 598.
(3)Lihat Sejarah Nasional Indonesia VI, halaman 354.
(3)Lihat A Short History of Malaysia, halaman 186.
(4)Lihat A Short History of Malaysia, halaman 187.
(6)Lihat Sejarah Nasional Indonesia VI, halaman 354.
(7)Lihat Sejarah Nasional Indonesia VI, halaman 355.
(8)Lihat Sejarah Nasional Indonesia VI, halaman 357.

DAFTAR PUSTAKA

--------------------------. Dari Proklamasi Sampai Takari, B.P. Prapantja, Djakarta.

Hooker, Virginia Matheson. A Short History of Malaysia: Linking East and West, Allen & Unwin, 2003.

Poesponegoro, Marwati Djoened & Notosusanto, Nugroho. Sejarah Nasional Indonesia VI, PN Balai Pustaka, 1984.

Minggu, 09 Februari 2014

MERAMALKAN TENTANG PERJODOHAN: APAKAH ORANG INI COCOK UNTUK SAYA?

MERAMALKAN TENTANG PERJODOHAN: APAKAH ORANG INI COCOK UNTUK SAYA?

Ivan Taniputera
9 Februari 2014

Seorang sahabat lama baru berjumpa dengan seorang kenalan baru. Sebut saja namanya A. Oleh karenanya, ia lantas bertanya pada saya apakah kenalan baru itu cocok untuk menjalin hubungan lebih serius. Untuk menjawab pertanyaan ini kita menggunakan apa yang disebut synastry astrology. Gunanya adalah menentukan kecocokan antara dua orang. Namun pertama-tama kita harus menelaah terlebih dahulu diagram astrologi orang yang ditanyakan tersebut untuk mengetahui sifat-sifat atau karakter dasarnya. Sayangnya kita tidak mengetahui jam kelahirannya, sehingga kita membuat diagram untuk jam 12 siang.


Oleh karena jam kelahirannya tidak diketahui, kita tidak dapat memperoleh banyak informasi. Hanya saja dapat kita ketahui bahwa orang yang ditanyakan bersikap emosional dan kadang mudah menampilkan kemarahannya. Jika marah bisa berbahaya. Terdapat pula Yupiter Square Saturnus, artinya sering ada pertentangan antara ambisi dan keinginan dengan disiplin diri. Sebagai contoh, pribadi yang bersangkutan ingin membeli barang yang mahal dan sudah bertekad akan menabung. Namun pada praktiknya, ia justru kurang disiplin dalam menabung, sehingga uang sulit terkumpul. Selain itu, juga pribadi yang bersangkutan juga kerap menghadap hambatan dalam mewujudkan keinginannya. Pemilihan waktu sering kurang tepat, sehingga tidak maksimal hasilnya. Nampaknya juga memiliki pola pikir dan pandangan ekstrim. Kadang kurang dapat menoleransi apa yang bertentangan dengan pribadi bersangkutan.
Meskipun demikian terdapat pula aspek baik berupa Venus Trine Yupiter. Pribadi yang bersangkutan mempunyai pesona dan penampilan yang menyenangkan, sehingga dapat menarik banyak orang.

Kemudian kita membuat diagram sinastry astrology sebagai berikut.





Berdasarkan analisanya kita dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut:

1.A dengan perkataannya dapat membuat menyenangkan perasaan kawan saya. Dengan kata lain, A cocok diajak berbincang-bincang oleh kawan saya.
2.A dapat menyesuaikan diri dengan keluarga kawan saya. Nampaknya keluarga kawan saya cocok dengan A.
3.Meskipun demikian, ada beberapa sikap A yang dapat membuat kawan saya marah. Di sini permasalahan utamanya adalah kedua belah pihak kurang sabar dan mudah terjerumus dalam kemarahan.
4.Sebaliknya A akan kesal pada kawan saya yang dianggapnya kurang disiplin atau mempunyai sikap-sikap beserta tindakan yang tidak terduga. Sedangkan A adalah orang yang agak konservatif.
5.A kelak dapat membantu dalam pekerjaan.

Karenanya, berdasarkan analisa di atas, terdapat beberapa hal yang harus dibicarakan terlebih dahulu. Masih perlu dilakukan berbagai penjajakan terlebih dahulu.

Selanjutnya kita akan menganalisanya dengan menggunakan Bazi. Kawan saya memerlukan elemen air dan kayu. Sementara itu pada diagram bazi A juga terdapat kayu. Artinya kerja sama masih dapat dilakukan.

Analisa lebih lanjut tidak memungkinkan karena jam lahir A tidak diketahui.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/

Sabtu, 08 Februari 2014

TERJEMAHAN YANG TEPAT BAGI SABBE SATTA BHAVANTU SUKKHITATA

TERJEMAHAN YANG TEPAT BAGI SABBE SATTA BHAVANTU SUKKHITATA

Artikel Dharma ke-41, Februari 2014

Ivan Taniputera.
8 Februari 2014



Banyak umat Buddhis menerjemahkan "Sabbe Satta Bhavantu Sukkhitata" sebagai "Semoga semua makhluk berbahagia." Namun marilah kita merenungkan apakah terjemahan ini tepat. Sebelumnya kita perlu mencari dahulu makna kata "sukkha." Kata "sukkha" pada mulanya secara etimologis dapat dipisahkan menjadi su (baik) dan kha (lubang poros). Lubang poros yang dimaksud di sini adalah lubang poros roda kereta. Jika lubang porosnya baik maka kereta dapat melaju dengan kencang. Oleh karenanya, kata sukkha awalnya berarti "berjalan dengan cepat atau mudah," yang mengacu pada lajunya kereta. Hal ini mengandung konotasi "berfungsi dengan baik," yakni lubang poros kereta yang berfungsi dengan baik. Pada perkembangan selanjutnya, kata sukkha dalam bahasa Pali memang dapat diterjemahkan sebagai "sejahtera" (well-being) atau "kebahagiaan" (happiness).

Jika demikian, kita kembali pada pertanyaan awal, apakah terjemahan "semoga semua makhluk berbahagia" itu tepat? Kata "bahagia" sendiri dalam bahasa Indonesia memiliki banyak tingkatan. Orang dapat berbahagia atas sesuatu yang buruk atau baik. Bahkan "orang dapat berbahagia di atas penderitaan orang lain." Sebagai contoh jika kita mengharapkan semua makhluk "berbahagia," maka kita juga hendaknya mengharapkan agar tukang copet akan mendapatkan banyak hasil copetan. Bila hasil copetannya banyak maka sang tukang copet tentunya akan berbahagia, bukan? Seorang pencuri juga akan "berbahagia" kalau hasil curiannya banyak.

Oleh karenanya berdasarkan argumen dan contoh di atas, maka terjemahan "semoga semua makhluk berbahagia" kurang tepat, karena dapat menimbulkan kesalah-pahaman dan perdebatan. Lalu apakah yang terjemahan yang tepat? Terjemahan yang tepat menurut hemat saya adalah "Semoga Semua Makhluk Sejahtera." "Bahagia" yang dimaksud di sini sesungguhnya mengacu pada "kesejahteraan batin." Jika seseorang sejahtera batinnya, ia tidak akan melakukan kejahatan. Ia tidak akan mencuri. Ia tidak akan mencopet. Dengan demikian, terjemahan "semoga semua makhluk sejahtera" adalah sesuatu yang lebih tepat.

Hal ini juga tidak bertentangan dengan makna awal bagi kata "sukkha," yakni mengacu pada fungsi. Jika segalanya berfungsi dengan baik (dalam hal ini batin yang sejahtera), maka orang tidak akan melakukan kejahatan pada orang lain. Orang tidak akan mencuri. Orang tidak akan mencopet. Jadi kita kembalikan maknanya pada konotasi fungsi.

Namun jikalau Anda ingin tetap berpegang pada terjemahan "bahagia," maka hendaknya ditambahkan sebagai berikut "Semoga semua makhluk memiliki pikiran (batin) yang bahagia." Jika seseorang memiliki batin yang bahagia, maka ia juga tidak akan melakukan kejahatan. Ia tidak akan mencuri. Ia tidak akan mencopet.

Dengan memberikan terjemahan yang tepat, kita akan dapat menyampaikan pesannya secara lebih baik.

Semoga bermanfaat.

Kamis, 06 Februari 2014

BUKU TENTANG OPERASI MILITER KE DIEN BIEN PHU

BUKU TENTANG OPERASI MILITER KE DIEN BIEN PHU

Ivan Taniputera
7 Februari 2014



Judul: Dien Bien Phu
Penulis: Vo Nguyen Giap
Penerbit: Foreign Languages Publishing House, Hanoi, 1962
Jumlah halaman: 74
Bahasa: Inggris

Buku ini meriwayatkan operasi militer ke Dien Bien Phu oleh Jenderal Vo Nguyen Giap. Adapun daftar isinya adalah:


Pada halaman 15 terdapat kutipan sebagai berikut:

"In the second week of March, thinking that the period of offensive of our troops was at end, the enemy regrouped a part of his forces to resume the "Atlanta" campaign in the South of Trung Bo and occupy Quy Nhon on March 12.

On the next day March 13, our troops launched the big offensive against the Dien Bien Phu entrenched camp.

Our troops fought on the Dien Bien Phu battlefield for 55 days and nights until the complete destruction of the entrenched camp on May 7, 1954...."

Terjemahan:

"Pada minggu kedua bulan Maret, berpikir bahwa masa serangan pasukan kami telah berakhir, musuh mengumpulkan kembali sebagian kekuatannya guna melancarkan serangan "Atlanta" di sebelah selatan Trung Bo dan menduduki Quy Nhon pada tanggal 12 Maret.

Pada hari berikutnya, yakni 13 Maret, pasukan kami melancarkan serangan besar terhadap perkubuan yang kuat di Dien Bian Phu.

Pasukan kami bertempur di medan perang Dien Bien Phu selama 55 hari, baik siang maupun malam hingga perkubuan yang kuat tersebut hancur sepenuhnya pada tanggal 7 Mei 1954...."

Berikut ini adalah contoh-contoh halamannya:








Berminat foto kopi silakan hubungi ivan_taniputera@yahoo.com.

Selasa, 04 Februari 2014

BANTUAN YANG DITOLAK

BANTUAN YANG DITOLAK

Ivan Taniputera
4 Februari 2014

Beberapa waktu yang lalu saya mendengar kisah mengenai bantuan yang ditolak oleh sejumlah pengungsi bencana banjir di salah satu kota besar. Menurut salah satu sumber disebutkan bahwa mereka tidak menyukai lauk yang diberikan. Pihak yang memberikan bantuan berupa nasi bungkus merasa marah dan barangkali berpikir bahwa para pengungsi tersebut tidak tahu berterima kasih. Konon pakaian yang diberikan sebagai sumbangan juga tidak dipakai. Banyak orang yang lantas mencela perilaku para pengungsi itu. 

Kita akan mencoba menelaah masalah ini dari berbagai sudut. Mungkin mudah bagi seseorang mencela sesuatu ketimbang memahami.

Namun marilah kita menganalisa lebih jauh hal itu berdasarkan hati nurani kita. Marilah menganggap diri kita sebagai pengungsi tersebut. Orang-orang yang mengungsi pasti mengalami batin yang tertekan. Terpaksa hidup dalam kondisi yang tidak nyaman. Belum lagi mereka kehilangan harta benda mereka. Secara ringkas, mereka berada dalam penderitaan.

Karena berada dalam kondisi yang tidak menyenangkan itulah barangkali makanan lezat adalah sekedar penghiburan. Oleh karenanya, alangkah baiknya jika pihak yang berniat memberikan bantuan makanan menanyakan terlebih dahulu makanan apa yang dikehendaki oleh para pengungsi tersebut. Dengan demikian, bantuan dapat lebih tepat sasaran. Jika memang tidak memungkinkan, maka jelaskan secara baik-baik terhadap para pengungsi. Apabila seseorang hendak memberikan bantuan, maka sebaiknya tanyakan terlebih dahulu apa yang perlu dibantu.

Alkisah ada seorang nenek yang menunggu lama di sebuah tempat penyeberangan jalan. Seorang pemuda yang telah memperhatikan hal itu semenjak lama tanpa berpikir panjang menyeberangkan nenek tersebut. Namun sesampainya di seberang nenek itu berkata, "Cu, nenek sebenarnya sedang menunggu cucu nenek di seberang sana. Tetapi sampai sekarang ia belum datang. Kini nenek harus menyeberang lagi ke sana." Membantu seseorang tanpa mengetahui apa yang perlu dibantu dapat membuahkan kekonyolan. Oleh karenanya, pihak yang berminat membantu perlu mengetahui terlebih dahulu bantuan apa yang sekiranya bermanfaat. Di sini kita mempelajari bahwa membantu seseorang pun kita perlu semacam "kepandaian," "ilmu," dan kebijaksanaan.

Selanjutnya, tindakan membuang makanan bantuan tersebut adalah semacam protes sosial. Protes terhadap segenap ketimpangan dan ketidak-adilan yang berada di tengah masyarakat. Pemerintah hendaknya peka terhadap hal ini dan menyadari bahwa barangkali tindakan tersebut adalah cara sekelompok masyarakat menyatakan ketidak-puasannya. Sesungguhnya setiap warga negara berhak terbebas dari bencana banjir. Tentu saja upaya menghindarkan banjir ini memerlukan kerja sama yang erat antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat juga perlu belajar bagaimana menjaga lingkungannya. Banjir ini hendaknya menjadi semacam proses introspeksi dan pembelajaran bersama. 

Dari pihak pengungsi sendiri hendaknya juga dapat menghargai niat baik pihak yang memberi sumbangan, entah niat baik itu tulus atau tidak. Niat baik tetap seyogianya dihargai. Jika tidak menyukai menunya, maka pihak pengungsi dapat mengungkapkan hal itu dengan cara yang santun dan tidak membuang makanannya begitu saja. Jika diberi kritikan, maka pihak pemberi sumbangan makanan hendaknya tidak tersinggung. Mereka hendaknya menyadari bahwa para pengungsi adalah juga manusia, yang masih gemar makan enak sebagaimana halnya diri mereka sendiri. Para pengungsi juga menyadari bahwa pihak pemberi sumbangan dan relawan adalah juga manusia yang menghendaki sambutan baik serta masih dapat merasakan kelelahan batin mau pun jasmani.

Apabila terdapat saling menghargai antara kedua belah pihak ini maka dunia akan menjadi indah. Dunia yang dipenuhi penderitaan akan menjadi bagaikan surga, karena sesungguhnya tiada pemberi dan juga tiada penerima. Semuanya adalah tampilan permainan keshunyataan.

Semoga para relawan dan pengungsi sama-sama diberi ketabahan serta kesabaran.

CUMA SEKEDAR SELINGAN: KUPU-KUPU KUNING-PARTAI MANA YANG MENANG PEMILU?

CUMA SEKEDAR SELINGAN: KUPU-KUPU KUNING-PARTAI MANA YANG MENANG PEMILU?

Ivan Taniputera
4 Februari 2014

Tadi pagi sambil memandangi hujan yang turun semenjak malam, tiba-tiba terlintas pertanyaan dalam benak saya, partai manakah yang akan memenangkan Pemilu? Tidak lama kemudian saya menyaksikan seekor kupu-kupu kuning terbang di hadapan saya.


Saya tidak tahu, apakah kupu-kupu kuning tersebut merupakan jawaban bagi pertanyaan saya atau bukan. Yang pasti meskipun sayapnya berwarna kuning, namun pinggirannya terdapat warna hitam. Mestinya saya ingin memotret kupu-kupu tersebut, namun ia telanjur terbang menjauh dan saya tidak sempat mengambil kamera saya. Mungkin juga kupu-kupu itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan pertanyaan dalam hati saya. Barangkali hanya sekedar kebetulan saja kupu-kupu itu hadir di sana. Demikianlah, sekedar selingan di tengah-tengah mendung yang menggayut di kota Semarang. Saya menulis ini hanya sekedar berbagi tanpa ada niat apa-apa. Anggaplah hanya sekedar selingan.

Siapa pun partai, wakil rakyat, atau pemimpin yang terpilih, semoga senantiasa memperhatikan nasib rakyat. Semoga banjir yang mendera kota Semarang dan daerah-daerah lainnya di tanah air segera sirna. Semoga letusan Gunung Sinabung segera usai. Semoga negeri kita dijauhkan dari bencana.

Artikel-artikel menarik lainnya silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/