Kamis, 04 Desember 2014

TATA CARA MEMPERBAIKI MAKAM LELUHUR YANG RUSAK

TATA CARA MEMPERBAIKI MAKAM LELUHUR YANG RUSAK

Ivan Taniputera
5 Desember 2014



Berikut ini adalah tata cara memperbaiki makam leluhur yang rusak. Waktu memperbaiki makam adalah beberapa saat sebelum Qingming (清明, Hokkian: Ceng Beng). Sebelum mengawali renovasi atau perbaikan maka perlu bersembahyang pada Dewa Bumi Setempat (Tudishen, 土地神). Ada pun sesajian yang diperlukan adalah:

1. Lilin sepasang.
2. Teh tiga cangkir.
3. Manisan yang dipergunakan untuk sembahyang (seperti beligu, gula batu dan lain-lain) sepiring.
4. Jamur hioko dan lain-lain.
5. Kue-kue seperti moho, kue ku, kue mangkok, dan lain-lain.
6. Nanas sebuah
7. Kertas uang-uangan untuk sembahyang.

Selanjutnya ucapkan kalimat-kalimat sebagai berikut:

"Yang Mulia Kongco Dewa Bumi (
Tudishen, 土地神) selaku Dewa Penguasa Setempat:
Hari ini [sebut tanggal hari ini], saya [sebut nama sendiri], memohon izin mulai memperbaiki makam [kakek/nenek, dan lain-lain] saya bernama [sebut nama leluhur]. Jikalau saat perbaikan makam terdapat kesalahan-kesalahan, mohon Yang Mulia Dewa Bumi bersedia memaafkan. Atas izin Yang Mulia Dewa Bumi, saya mengucapkan banyak terima kasih. Berikut ini adalah persembahan untuk Yang Mulia Dewa Bumi beserta para pengawalnya sekalian. Semoga para keturunan sekalian dilimpahi kesejahteraan."

Sembahyang dengan hio (dupa) sebanyak 3 atau 12 batang.

Tatacara di atas dapat disesuaikan dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Fengshui, Astrologi, Bazi, Ziweidoushu, metafisika, dan lain-lain, silakan kunjungi https://www.facebook.com/groups/339499392807581/