Sabtu, 21 Februari 2015

SEKELUMIT DATA-DATA SEJARAH AGAMA KHONG HU CU (KONG HU CU) DI INDONESIA

SEKELUMIT DATA-DATA SEJARAH AGAMA KHONG HU CU (KONG HU CU) DI INDONESIA


Ivan Taniputera
21 Februari 2015


Pada kesempatan kali ini saya ingin merangkum data-data sejarah Agama Khong Hu Cu di Indonesia. Adapun data-data ini menurut hemat saya kelak akan bermanfaat guna menyusun sejarah Agama Khong Hu Cu yang lebih lengkap. Adapun data-data itu dikumpulkan dari berbagai buku peringatan dan majalan lama terkait Agama Khong Hu Cu. Karena masih bersifat rintisan, maka data-data ini masih jauh dari lengkap. 

Catatan: Terdapat variasi penulisan. Sebagai ganti Khong Hu Cu ada yang menuliskan Kong Hu Cu. 

1. SALA

Pada tanggal 16 Oktober 1918 didirikan Khong Kauw Hwee di kota Sala (Surakarta). Adapun nama Khong Kauw Hwee itu dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Khong (Mandarin Kong) 孔 mengacu pada Khong Hu Cu.
  • Kauw (Mandarin Jiao) 教 artinya adalah "agama."
  • Hwee (Mandarin Hui) 會 artinya adalah "perkumpulan."

Oleh karenanya, Khong Kauw Hwee berarti Perkumpulan Agama Khong Hu Cu.

Tanggal 1 November 1925: Pemerintah kolonial mengakui organisasi tersebut sebagai badan hukum (Recht persoon).

Ketua pertama sekaligus pendirinya adalah almarhum Bapak Tan Kiong Wie. Selanjutnya sebagai ketua berturut-turut adalah:

  • Sie Thian Hoo
  • Kwik Hok Hie
  • Liem tiang Hwang
  • Oei Ing Hwie
  • Tan Siek Lien
  • Tan Tjien Bie.

Selanjutnya, sistim ketua diganti dengan sistim presidium (dewan ketua). Adapun anggota-anggota dewan ketua pertama adalah:

  • Dr Sardjono
  • Tan King Giauw
  • Tjiook Tjing Gan
  • Tjoa Giok Tjiam
  • So Sam Tho

Kemudian yang menjabat sebagai dewan ketua adalah:

  • Hartono Soelistio
  • Ang Tjien Tong
  • Tan Boen Khek
  • R. Soetomo
  • Kwa Kwie An

Pada tanggal 17 Maret 1956, perhimpunan ini mendapatkan badan hukum baru dari pemerintah Republik Indonesia yang berlaku hingga tahun 1983.

Pada bulan Agustus 1967 berlangsung kongres Madjelis Tinggi Agama Khonghutju se Indonesia maka organisasi Perhimpunan Agama Khonghucu namanya menjadi  menjadi Madjelis Agama Khonghucu Indonesia, yang disingkat MAKIN.

Majelis Agama Khonghucu Indonesia Sala mempunyai bagian-bagian sebagai berikut:

1. Bagian Kebaktian Agama Khonghutju
2.Bagian Pendidikan (Sekolah S.T.K,. SD, SMP, dan sekolah Minggu untuk anak2).
3. Bagian Wanita
4. Bagian Pemuda pemudi.
5. Bagian Kematian.
6. Bagian Sosial.
7. Bagian Perkawinan.
8. Bagian Perpustakaan.
9. Bagian Inventaris.
10. Bagian Gedung/ Inventaris. 

Bagian Pemuda didirikan pada tahun 1955, kegiatannya mencakup olah raga, musik, dan lain sebagainya. Bulan Juli 1965 diadakan kongres Pemuda Agama Khonghucu se Indonesia di Sala. Bagian Pemuda ini banyak membantu MAKIN Sala apabila terdapat kegiatan-kegiatan. Susunan bagian pemuda adalah sebagai berikut:

Ketua: Liauw Kok Fie
Wakil ketua: Tan Tek Tjwan
Penulis: Tan Kwat Lan dan Liem Giok Bing
Bendahara: Koo Poen Nio dan Tan Sing Hwie

Bagian Pemudia ini diharapkan dapat menjadi penerus bagi generasi tua.

(Disarikan dari "Peringatan 50 Tahun Madjelis Agama Khonghutju Indonesia-Sala 16 Oktober 1918-1968," halaman 11-20)

2. TERBITAN AGAMA KHONG HU TJU


Saya mempunyai beberapa terbitan mengenai Agama Khong Hu Tju, antara lain adalah "Suara Agama Khonghutju, edisi Chusus, no 46 tahun XVII," yang terbit pada tahun 1971.

Isinya mengulas riwayat para suciwan Tiongkok di zaman dahulu, seperti:

1.Raja Suci Giauw atau Tong Giauw memerintah 2357-2255 SM.
2.Raja Suci Gun atau Gi Sun, memerintah 2255-2205 SM.
3 Ie Agung atau Tay Ie, memerintah 2205-2197 SM.

dan lain sebagainya.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Agama Khong Hu Cu  di Indonesia dalam sejarahnya telah menghasilkan banyak literatur dalam bahasa Indonesia.

3. SEMARANG

Pada tahun 1982 di kota Semarang dilangsungkan peringatan hari lahir Nabi Khong Hu Cu ke 2533. Adapun susunan panitianya adalah sebagai berikut.

Pembina : Drs Ida Bagus Anom Suryawan
Pelindung: B. P. MAKIN-Semarang.
Penasihat: Tl. H. Mulyono-tl. S. Adi
               Bs. g. Budiatmadjaja.
Ketua kehormatan: Bp. Tch. Hartono Sinudarsono.
Ketua: Tch. Johanis Neko
Wakil Ketua I: Tch. Wijatmoko
Wakil Ketua II: Ks. Indriani H.S.
Wakil Ketua III: Tch. Pho Siok Lian.
Sekretaris: Tch. Lie Siauw Djiang.
Wakil Sekretaris I: Tch. Eko Susilo.
Wakil Sekretaris II: Tch Thio Siek Wan
Bendahara: Tch Hardy
Wakil Bendahara: Tch. Oe Ling Ling.




Kemudian masih ada bagian-bagian lainnya.




(Sumber: "Buku Kenang-Kenangan Hari Lahir Nabi Khong Cu ke 2533 di Semarang," halaman 4).




DAFTAR PUSTAKA

Buku Kenang-Kenangan Hari Lahir Nabi Khong Cu ke 2533 di Semarang
Peringatan 50 Tahun Madjelis Agama Khonghutju Indonesia-Sala 16 Oktober 1918-1968
Suara Agama Khonghutju, edisi Chusus, no 46 tahun XVII





Artikel lain mengenai ramalan, astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoshu, metafisika, filsafat kehidupan, silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/