Rabu, 13 September 2017

KONFIGURASI PERBINTANGAN TANGGAL 23 SEPTEMBER 2017

KONFIGURASI PERBINTANGAN TANGGAL 23 SEPTEMBER 2017.
.
Ivan Taniputera.
12 September 2017.
.
Belakangan ini media sosial dihebohkan oleh konfigurasi perbintangan tanggal 23 September 2017. Sebagai contoh, video-video yang dibagikan pada youtube banyak sekali membahas mengenai hal ini. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dari sisi Astronomi.
.



Sebelumnya, kita perlu membahas bagaimanakah konfigurasi perbintangan yang dihebohkan tersebut. Nampak bahwa Matahari berada di “kepala” rasi bintang Virgo; sedangkan Bulan pada “kaki” rasi bintang Virgo. Selain itu, nampak pula tiga planet, yakni Merkurius, Venus, dan Mars, yang berada dekat pada rasi bintang Leo. Masih terdapat pula Yupiter yang seolah-olah baru keluar dari “perut” rasi bintang Virgo.
.
Pertanyaannya, apakah ini merupakan konfigurasi Astronomi yang langka? Untuk menjawabnya, kita dapat melakukan perhitungan sebagai berikut.
.
Tahun sinodik Merkurius adalah 115 hari.
.
Tahun sinodik Venus adalah 583,9 hari.
.
Tahun sinodik Mars adalah 779,9 hari.
.
Tahun sinodik Yupiter adalah 4.200 hari
.
Kita akan melakukan perhitungan sederhana sebagai berikut.
.
Tahun sinodik Merkurius, Venus, Mars, dan Yupiter masing-masing kita bulatkan menjadi 100, 600, 800, dan 4200.
.
Kita faktorkan sebagai berikut:
.
100 = 2^2 x 5^2
600 = 2^3 x 5^3
800 = 2^5 x 5^2
4200 = 2^3 x 3 x 5^2 x 7.
.
Kita ambil KPKnya = 2^5 x 3 x 5^3 x 7 = 84.000 hari; yang setara dengan 84.000 : 365 = 230 tahun.
.
Lebih jauh lagi, peredaran Yupiter agar kembali ke tempat semula adalah sekitar 12 tahun. Jadi agar menjadi kelipatan 12, maka 230 ini nampaknya harus kita bulatkan menjadi 240. Oleh karenanya, konfigurasi ini kira-kira akan terjadi setiap 240 tahun sekali. 
Sebagai tambahan, Matahari akan berada pada kedudukan tersebut sekitar bulan September dan Oktober. Karenanya, kita dapat menyimpulkan bahwa konfigurasi ini kurang lebih akan terjadi setiap bulan September-Oktober 240 tahun sekali.
.
Ini adalah perhitungan kira-kira saja, jadi tidak akan tepat benar dan bisa saja maju atau mundur. Saya bukan pakar ilmu Astronomi. Namun perkiraan tersebut tetap dapat membantu mempersempit pencarian kita terhadap konfigurasi semacam itu. Kita tidak perlu memeriksa konfigursi perbintangan setiap tahunnya, yang tentu saja akan menghabiskan banyak waktu.
.
Konfigurasi yang mirip ternyata pernah terjadi pada tanggal 2 Oktober 1780 atau 237 tahun lampau. Jadi, perhitungan kita sudah benar.
.



.
Nampak konfigurasi yang serupa dengan 23 September 2017. Matahari juga berada pada “kepala” rasi bintang Virgo. Bulan juga berada pada “kaki” rasi bintang Virgo. Yupiter juga seolah-olah baru keluar dari “perut” rasi bintang Virgo. Jadi, konfigurasi ini sudah pernah terjadi 237 tahun lalu.
.
Pada tanggal 16 Oktober 1483 juga terjadi konfigurasi perbintangan yang mirip.
.


.
Dengan demikian, jarak dengan konfigurasi sebelumnya adalah 297 tahun.
.
Konfigurasi ini terjadi lagi pada tanggal 27 September 1246.
.





.
Jarak dengan konfigurasi sebelumnya adalah 237 tahun.
.
Berikut ini adalah konfigurasi perbintangan tanggal 4 Oktober 1069.
.



.
Jarak dengan konfigurasi sebelumnya adalah 177 tahun.
.
Selanjutnya, terdapat konfigurasi perbintangan 18 September 772.
.


.
Jarak dengan konfigurasi perbintangan sebelumnya adalah 297 tahun.
.
Berikut ini adalah konfigurasi perbintangan tanggal 29 September 535.
.



Jarak dengan konfigurasi sebelumnya adalah 237 tahun.
.
Selanjutnya, konfigurasi ini juga pernah terjadi pada tanggal 9 Oktober 298.
.
.


Jarak dengan konfigurasi sebelumnya adalah 237 tahun.
.
Jika kita rata-rata, maka jarak masing-masing kombinasi adalah:
237+297+237+177+297+237+237 = 1719.
1719:7 = 245,57 tahun.
.
Hasil ini mendekati perkiraan kita, yakni 240 tahun.
.
Dengan demikian, kita sudah mengetahui bahwa konfigurasi perbintangan semacam ini sudah pernah beberapa kali terjadi sebelumnya. Kesimpulannya, konfigurasi tersebut bukanlah sesuatu yang sangat langka. Sebagai tambahan, konfigurasi perbintangan ini juga tidak akan terlihat, karena terjadinya adalah saat siang hari, dimana bintang-bintang tidak tampak akibat terangnya cahaya matahari.
.
Apabila kita kaitkan dengan peristiwa-peristiwa dunia, maka konfigurasi itu terjadi menjelang berbagai peristiwa penting yang mengubah jalannya dunia. Sebagai contoh, konfigurasi yang terjadi pada tahun 1780 dekat sekali dengan saat Revolusi Perancis (1789). Konfigurasi tahun 1483 dekat sekali dengan masa dimulainya penjelajahan samudera, yang secara tidak langsung menjadi cikal bakal berdirinya Amerika Serikat, salah satu negara adidaya dewasa ini. Sementara itu, era 1240-1250-an merupakan masa ekspansi bangsa Mongol. Jadi, mungkin dari sudut pandang ilmu Astrologi, konfigurasi ini merupakan pertanda timbulnya suatu peristiwa atau pemikiran yang akan memberikan dampak beserta perubahan besar bagi sejarah umat manusia.
.
Artikel menarik lainnya mengenai ramalan, Astrologi, Fengshui, Bazi, Ziweidoushu, dan lain-lain silakan kunjungi: https://www.facebook.com/groups/339499392807581/ . . . . . . . 
.



PERHATIAN: Sebagai tambahan, saya tidak memberikan analisa atau konsultasi gratis. Saya sering menerima email atau message yang meminta analisa gratis. Ini adalah sesuatu yang sia-sia dan juga sangat mengganggu saya. Jika ingin berkonsultasi atau saya analisa, maka itu berbayar. Oleh karenanya, jika Anda ingin analisa atau konsultasi gratis maka mohon agar tidak menghubungi saya. Demikian harap maklum.